Firman Tuhan berkata bahwa Allah menciptakan manusia serupa dan segambar dengan Dia, itulah sebabnya kalau kita lihat dalam banyak hal kita serupa dengan Tuhan dan Tuhan serupa dengan kita, salah satu contoh yang sederhana yang menujukan kita seperti Tuhan adalah ketika kita melakukan, mengerjakan, atau menciptakakan sesuatu dan ketika selesai kita slalu melihat dan memperhatikan apakah yang kita buat itu sesuai dengan apa yang kita inginkan, bagus atau tidaknya, dimana Tuhan Allah juga melakukannya ketika proses menciptakan dunia. saya panggil ini dengan istilah "Test Driving", test driving of a new product.
Kalau kita lihat didalam kejadian, setelah Allah menciptakan Adam, Allah membawa Adam dalam suatu pekerjaan yang akan dilakukan Adam, untuk membawa Adam mengeluarkan dan menunjukan potesi-potensi yang sudah Tuhan taruh didalam diri Adam. Jadi hal yang pertama Tuhan ingin Adam lakuan adalah bekerja, Adam harus bekerja dan memelihara Taman Eden waktu itu, tidak hanya itu Allah juga meminta Adam untuk memberikan nama kepada semua binatang yang sudah Tuhan ciptakan, ya banyak pekerjaan yang Adam lakukan apabila kita melihatnya dari sisi dia harus mengerjakan semua itu sendirian.
Jadi work atau bekerja adalah hal pertama yang diperkenalkan Allah kepada Adam sejak dunia diciptakan. Adam didn't know anything except work, that's the first thing that God introduced to him. But, something very interesting happen in 2:22, disitu Firman Tuhan berkata "Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging". God put Adam in a deep sleep, jadi Allah adalah Pribadi yang pertama yang memperkenalkan Sleep or Rest atau "tidur atau istirahat" kepada Adam, ya Allah memperkenalkan Sleep or rest to human. Hal yang paling luar biasa adalah ketika Adam sedang tidur nyenyak, perhatikan apa yang sedang dilakukan Allah, yaitu Allah sedang bekerja ketika Adam sedang terlelap tidur.
Ketika Adam sedang bekerja Tuhan tidak berinterfensi dengan pekerjaan Adam, kenapa? karena Tuhan Allah percaya dengan potensi-potensi yang Tuhan taruh dalam diri Adam, bahwa Adam sanggup. when Adam's working God did not do anything, He just sat and watch over Adam, yaa Allah hanya memperhatikan dan mengawasi apa yang Adam lakukan.
Ketika Allah melihat Adam sudah bekerja, Allah mungkin berkata waktu itu "baiklah Adam, sekarang adalah bagianku Aku akan membuat kau tertidur dan lihatlah apa yang akan Aku lakukan" . ketika Adam sedang tertidur, Allah bekerja dibelakang, Allah menciptakan manusia yaitu perempuan untuk menjadi penolong Adam, dan itulah Hawa. jadi Allah mengerjakan Mujizat dalam hidup Adam ketika Adam sedang istirahat dari pekerjaannya.
Allah menciptakan Siang dan Malam dan Allah berkata bahwa siang dan malam itu baik, yang berati bahwa kita harus bisa menikmati entah itu siang atau malam, kita harus mengerti bahwa mereka berbeda, pada saat siang Allah ingin kita bekerja melakukan apa yang bisa kita lakukan, mengeluarkan dan menunjukkan semua kemampuan dan potensi yang sudah Tuhan taruh dalam diri kita, dan Allah percaya kepada kemampuan dan potensi yang Dia taruh dalam diri kita ini bisa mengerjakan banyak sekali hal baik. Tidak hanya Dia memberikan potensi dan kemapuan untuk kita tapi juga Tuhan tetap memperhatikan apa yang sedang kita lakukan, Tuhan sedang mengawasi kita ketika kita sedang bekerja. Namun ketika malam itu datang, Tuhan inginkan kita untuk menikmati malam itu dengan baik, Tuhan ingin kita mengalami rest dan sleep yang indah, dan percayalah bahwa ketika kita sedang tertidur, sedang mengalami rest, Tuhan akan bekerja dan melakukan yang impossible, Tuhan akan menujukan kemampuanNya, Tuhan akan melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan disiang hari itu.
Didalam kehidupan spiritual kekristenan juga ada waktu siang dan malam, siang itu adalah dimana kita dipenuhi kesadaran dan bisa mengalami setiap kebaikan-kebaikan Tuhan, berkat-berkat Tuhan seperti promosi Tuhan, penyertaan, perlindungan, dan kesehatan yang sempurna, disitu kita melihat bahwa segala sesuatu baik dan semuanya seperti yang kita harapkan. Namun ada pula "malam" dimana masa kegelapan itu mulai terlihat dan dirasakan oleh kita, disitu kita akan diperhadapkan dengan banyak hal yang tidak bisa kita lakukan, ada banyak keadaan yang tidak bisa kita mengerti dan kadang sulit untuk diterima, dimana kebanyakan dari anak-anak Tuhan mengalami kepanikan ketika mengalami "malam' ini, mereka tidak tau apa yang harus mereka lakukan sampai-sampai pergi kemana mereka seharusnya tidak pergi, berusaha mencari pertolongan namun kepada pribadi-pribadi yang salah, mulai melakukan hal ceroboh. Namun apa yang Tuhan inginkan pada saat kita mengalami "malam" dan masa kegelapan ini adalah kita "rest", kita beristirahat dalam peristiratan yang Tuhan tawarkan, biarkan Dia membawa dan menarik kita masuk menikmati hadiratNya saja, sementara Allah lah yang sedang bekerja waktu itu, Ia melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan, dan menunjukan DiriNya kepada kita bahwa Dia perkasa, Dia bisa.
Perhatikan firman Tuhan didalam Markus 4:26-29 ini " 4:26 Lalu kata Yesus: "Beginilah i hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, 4:27 lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. 4:28 Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. 4:29 Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba. " perhatikan sungguh perikop ini, Tuhan Yesus menggambarkan kerajaan Allah bagaikan seorang yang menabur benih ditanah, dan pada malam hari orang itu tertidur dan pada siang hari ia bangun dan melihat bahwa benih yang sudah ditanam kemarennya sudah tumbuh, bagaimana terjadinya dia tidak tau karena dia mengalami "rest". Untuk Tuhan bisa bekerja pada saat kita mengalami rest adalah kita harus menabur benih dulu pada siang harinya, benih itu bisa ditabur direlationship kita, diperkerjaan kita, dikomoniutas kita, dimanapun kita berada. kita harus bekerja dulu pada siang harinya dan kita harus gunakan setiap potensi yang Allah sudah taruh didiri kita barulah Tuhan bisa memberikan pertumbuhan pada benih yang sudah kita tabur, bagaimana Allah bisa bekerja dan memeberi pertumbuhan kalau kita tidak bekerja dan menabur benih.
Work! and then Rest in the rest he provides!
Be Blesssed!
